√Focus Group Discussion (FDG): Pengertian, Karakteristik, Jenis dan Kegunaan

√Focus Group Discussion (FDG): Pengertian, Karakteristik, Jenis dan Kegunaan
5 (100%) 6 votes

Selamat datang di Dosen.co.id, web digital berbagi ilmu pengetahuan. Kali ini PakDosen akan membahas tentang Focus Group Discussion? Mungkin anda pernah mendengar kata Focus Group Discussion? Disini PakDosen membahas secara rinci tentang pengertian, karakteristik, jenis dan kegunaan. Simak Penjelasan berikut secara seksama, jangan sampai ketinggalan.

Focus Group Discussion (FDG): Pengertian, Karakteristik, Jenis dan Kegunaan

Pengertian Focus Group Discussion (FDG)

Focus Group Discussion (FDG) merupakan bentuk penelitian kualitatif di mana sekelompok orang yang bertanya tentang sikap mereka terhadap produk, layanan, konsep, iklan, ide atau kemasan. Pertanyaan diminta dalam grup pengaturan interaktif dimana peserta bebas untuk berbicara dengan anggota kelompok lainnya.

Focus Group Discussion (FDG) pada awalnya digunakan untuk mengetahui citra produk, desain produk, dan sebagainya. Dalam perkembangannya FGD mulai dikembangkan dalam bidang kedokteran dan ilmu-ilmu sosial.


Karakteristik Focus Group Discussion (FGD)

Berikut ini terdapat beberapa karakteristik dari focus group discussion (FGD), yakni sebagai berikut:

  1. FGD diikuti oleh para peserta yang idealnya terdiri dari 7-11 orang, hal ini ditujukan agar setiap individu mendapatkan kesempatan untuk mengeluarkan pendapatnya. Peserta FGD lebih baik berjumlah ganjil karena jika dalam FGD sewaktu- waktu harus mengambil keputusan secara voting dapat mempermudah perhitungan.
  2. Peserta FGD terdiri dari orang-orang yang memiliki ciri-ciri homogen. Kesamaan ciri-ciri inti seperti persamaan gender tingkat pendidikan atau persamaan status lainya.
  3. FGD memiliki tujuan untuk menggali dan memperoleh beragam informasi tentang masalah atau topik tertentu.
  4. Metode FGD biasanya digunakan untuk pertanyaan terbuka yang memungkinkan peserta memberikan jawaban dengan penjelasan-penjelasan.
  5. Topik dalam FGD ditentukan terlebih dahulu oleh fasilitator.
  6. Waktu yang dibutuhkan untuk FGD berkisar antara 60-90 menit.
  7. FGD dilakukan tidak hanya satu kali, biasanya tergantung kebutuhan dilaksanakannya FGD.
  8. FGD sebaiknya dilaksanakan di ruang netral disesuaikan dengan pertimbangan bahwa peserta dapat secara bebas mengeluarkan pendapatnya.

Jenis-Jenis Focus Group Discussion (FGD)

Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis dari focus group discussion (FGD), yakni sebagai berikut:

  • Two-way focus group (FGD dua arah), yaitu satu kelompok disaksikan kelompok lain dan membahas diamati interaksi dan kesimpulan
  • Dual moderator focus group (Dual moderator fokus grup), yaitu penengah memastikan satu sesi berlangsung lancar, sementara yang lain memastikan bahwa semua topik yang dibahas
  • Dueling moderator focus group, yaitu 2 penengah berada pada sisi yang berlawanan saat berdiskusi.
  • Respondent moderator focus group, yaitu satu atau lebih dari informan diminta untuk bertindak sebagai penengah sementara
  • Client participant focus groups, yaitu satu atau lebih perwakilan klien ikut serta dalam dialog, baik tertutup maupun terbuka.
  • Mini focus groups, yaitu kelompok yang terdiri dari 4-5 anggota bukan 8 hingga 12.
  • Teleconference focus groups (TFG), yaitu yang memakai jaringan telepon.
  • Online focus groups (FGD online), yaitu memakai internet.

Kegunaan Focus Group Discussion (FGD)

Berikut ini terdapat beberapa kegunaan dari focus group discussion (FGD), yakni sebagai berikut:

  • Untuk menyusun kuesioner survey.
  • Untuk mengkaji informasi yang mendalam tentang pengetahuan, sikap, dan presepsi.
  • Untuk meningkatkan hipotesa penelitian.
  • Untuk mengumpulkan data kualitatif dalam studi proses-proses penjajagan, perencanaan, pelaksanaan, pemantauaan, dan evaluasi pembangunan.

Langkah-Langkah Pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD)

Berikut ini terdapat 2 langkah-langkah pelaksanaan dari focus group discussion (FGD), yakni sebagai berikut:


Persiapan Sebelum Aktivitas Focus Group Discussion (FGD)

Antara lain sebagai berikut:

  1. Tim fasilitator harus datang tepat waktu. Fasilitator sebaiknya memulai komunikasi secara informal dengan peserta.
  2. Tim fasilitator harus mempersiapkan ruangan sedemikian rupa dengan tujuan agar peserta dapat berpartisipasi secara optimal.

Pembukaan Focus Group Discussion (FGD)

Antara lain sebagai berikut:

  • Moderator hendaknya memulai dengan sambutan dan perkenalan.
  • Moderator menjelaskan tujuan diadakanya FGD.
  • Perkenalkan diri (nama masing-masing fasilitator dan peranannya masing-masing).
  • Jelaskan prosedur pertemuan.
  • Jelaskan bahwa pertemuan tidak ditujukan untuk mendengarkan ceramah fasilitator. Tekankan bahwa peserta harus mengeluarkan pendapat.
  • Mulai pertemuan dengan mengajukan pertanyaan yang tidak besangkutan dengan topik diskusi. Baru kemuduian memandu pertanyaan dengan menggunakan acuan panduan yang sudah disediakan.

Penutup Focus Group Discussion (FGD)

Antara lain sebagai berikut:

  1. Untuk menutup pertemuan FGD, jelaskan bahwa topic FGD akan segera selesai dan pemandu memberi kesimpulan mengenai hasil FGD.
  2. Menjelang pertemuan benar-benar ditutup, sampaikan ucapan terima kasih pada peserta.

 

Demikian Penjelasan Materi Tentang Focus Group Discussion (FDG): Pengertian, Karakteristik, Jenis dan Kegunaan
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi dan Mahasiswa

 

Baca Lainnya :  √WHO: Pengertian, Sejarah, Aktivitas, Fungsi dan Tujuan WHO
Baca Lainnya :  √Bibliografi: Pengertian, Unsur, Jenis, Bagian, Cara Serta Manfaatnya
Baca Lainnya :  √Business Plan: Pengertian Menurut Para Ahli, Metode dan Manfaat
/* */
Click to Hide Advanced Floating Content

Send this to a friend